Direktotar IBT-STP UNHAS Sepakat Kerjasama Dengan Save The Children Indonesia Dukung Pemuda TPA TAMANGAPA Menjadi Pengusaha

[Kam12/06/24] Dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Calon Pengusaha (Pebisnis Pengelola Sampah) yang dilaksanakan di Ruang Pelatihan Lt.1 Gedung Science Techno Park Universitas Hasanuddin pada tanggal 12-13 Juni 2024 di ikuti sebanyak 10 Anak muda yang berasal dari TPA TAMANGAPA

Dalam pembukaan tersebut Prof. Dr. Ir. Mardiana E. Fachry, M.Si. sebagai ketua pelaksana menyampaikan bahwa Kegiatan ini untuk memberikan edukasi dan dukungan bagi anak muda di lingkungan TPA untuk memmiliki inspirasi dalam pengelolaan sampah. Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah melakukan pengelolaan sampah menjadi pavin, magot dan komposit plastic seingga kedepannya mereka bisa menjadi pengusaha muda.

Sambutan selanjutnya sekaligus membuka kegiatan yaitu DR. Fauzi R. Rahim , S.E. M.Si, SPP, AEPP selaku Direktur IBT-STP UNHAS Menyampaikan bahwa  Bagaimana memastikan suatu bisnis berjalan dengan baik. Olehnya itu teman-teman harus melakukan studi di awal terkait bisnis yang akan dikerjakan dan memiliki kemampuan dan keahlian untuk menguasi bisnis tersebut. Selain itu, pebisnis harus mampu mengatur keuangan sebagai landasan untuk memastikan bisnis tetap berjalan.  Salah satu adalah memulai kebiasaan pemilahan sampah ditingkat awal (Rumah Tangga) dengan memilah dan memastikan sampah tersortir sesuai dengan kebutuhannya. Banyak pasar untuk pengolahan sampah, namun tidak ada kontinyu.

Setelah kegiatan resmi dibuka oleh direktur IBT-STP UNHAS dilanjutkan dengan materi 1 yaitu “Mengembangkan bisnis berbasis lingkungan”, yang dibawakan langsung oleh Kasubdit Inkubator dan Startup Unhas, Afdal, SE, M.Sc, Ph.D, Ak.

“Dalam Perencanaan Bisnis ada 3 point penting yaitu  Rencana Bisnis Sederhana : Buat rencana bisnis yang sederhana namun jelas, rencana ini harus mencakup visi, kisi, tjuan, strategi, dan Analisa pasar, Analisa Pasar : lakukan riset pasar memahami kebutuhan dan preferensi konsusmen, serta mengidentifikasi peluang dan pesaing dan yang terakhir Analisa Kebutuhan : Pelajari kebutuhan untuk menjalankan bsinis dan dukungan yang diperlukan,” Ujar Afdal, SE, M.Sc, Ph.D, Ak.

Materi Selanjutnya yaitu “Pelatihan Budidaya Maggot” yang dibawakan oleh Rahmat Hidayat S.Pi, Selaku Ceo dari Urban Agrofarm dalam materinya menyampaikan bahwa Urban Agrofarm merupakan sekumpulan anak muda yang mengintegrasikan skil interpreneur dan skil pertanian dengan visi dan komitmen yang kuat dalam pelestarian lingkungan. Usaha yang dibangun bukan hanya menitikberatkan pada tujuan keuntungan semata (profit oriented) tapi juga pada dampak lingkungannya (ecology oriented) agar menghasilkan social impact yang besar kedepannya.

Bagikan

Translate »