
Makassar, 13 Mei 2024 – Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) bekerja sama dengan Direktorat Inkubasi Bisnis Teknologi dan Scince Techno Park, telah sukses menyelenggarakan acara “Seleksi Tenant dalam Rangka Peningkatan Kapasitas Startup Tahun 2024.” Dengan baik dan lancar. Acara ini berlangsung pada tanggal 11 Mei 2024, di Unhas Hotel & Convention.
Acara seleksi tenant ini diawali dengan penghormatan terhadap lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan sambutan Direktur IBT-STP, Dr. Fauzi R. Rahim, SE., MS. Sambutan Wakil Rektor Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan, dan Bisnis (WR IV) Prof. Dr. Eng. Adi Maulana, S.T., M.Phil, serta laporan dan pembukaan dari Asisten Deputi Pengembangan Teknologi Informasi dan Inkubasi Usaha, Christina Agustin, A.Pi., M.M.
Dalam sambutan, Wakil rektor IV menyampaikan bahwa WR 4 itu, bidang kemitraan, inovasi, kewirausahaan dan bisnis. Kami sudah buat 8 perusahaan. 249 karyawan. Hampir 30-40%-nya adalah mahasiswa Tingkat akhir yang kita bina/ Kita sudah buat portofolio yang sangat bagus. Tidak ada negara maju di dunia ini tanpa pengusaha. Kalau di bandingkan dengan Singapura dan Vietnam, wirausaha kita masing sangat kurang. Melalui kegiatan ini, semoga kita bisa ciptakan pengusaha-pengusaha muda.” ujar Prof Adi maulana.
Selanjutnya sambutan, Christina Agustin, MM, mengatakan bahwa Harapan Unhas sebagai moto penggerak tenant di Indonesia Timur, semoga tercapai dalam waktu yang tidak lama. Tahun 2021, Kemenkop melakukan reformasi besar-besaran. Dirombak total dari 7 menjadi hanya 5. Jadi kami di biding ulang dari . Tahun 2007 terkait pengembangan kewirausahaan yang menjadi Leader-nya adalah pengembangan koperasi. Biding sektor terkait inkubator. Inkubator dengan pola grand. Di awal kami kolaborasi, membuka diri untuk kolaborasi dengan beberapa kampus. Unhas yang terpilih di Indonesia
“Anak muda memiliki daya kreativitas dan semangat berinovasi yang luar biasa. Melalui startup, mereka dapat mengubah ide-ide mereka menjadi solusi yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian,” tambahnya.
Diakhir sambutannya dan sebelum membuka acara, menyampaikan bahwa Juri tolong pilihlah yang terbaik sesuai kriteria yang kami tentukan untuk program ini. Beberapa bulan lalu, kami sudah melakukan seleksi ketat untuk seluruh Startup go global. Lokasinya di Belanda dan Australia. Satu hal yang membanggakan, Unhas masuk di keduanya. Untuk kampus lain, ada yang tidak keduanya, ada yang lembaganya, Startup-nya tidak. Sebaliknya. Kami pilih hanya sedikit, delapan untuk lembaga dan delapan untuk Startup. Pak Afdal yang wakili Lembaga ke Australia, Agroyasa ke Belanda.
Selanjutnya demi terjalinnya kolaborasi antara Kementerian Koperasi dan UKM dan Direktorat IBT-STP mengambil Langkah untuk melakukan Penandatanganan Kerja Sama Program Peningkatan Kapasitas Startup 2024 sebelum acara inti dimulai.

Dengan kerjasama antara Kementerian Koperasi dan UKM dengan Direktorat IBT-STP, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas kewirausahaan pada startup, menciptakan startup yang tangguh, serta menciptakan lapangan pekerjaan baru. Program kolaborasi ini mencakup kegiatan diantaranya seleksi tenant atau startup, coaching clinic, boot camp, demo day dan networking.
Selanjutnya acara inti yaitu presentasi startup sesi 1 yang dihadirkan oleh 6 juri yang sudah professional dibidangnya masing-masing dan akan menilai 31 startup, diantaranya 1. Dr. Fauzi R. Rahim, SE., M.Si., CFP., AEPP. (Direktur IBT-STP); Afdal, S.E., M.Sc., Ph.D., Ak. (Kepala Subdirektorat Inkubator dan Startup); Prof. Dr. Ir. Mardiana E. Fachry, M.Si (Ketua Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia Wilayah Sulampua) . Dr. Ir. Muh. Ridwan, S.Pt., M.Si., IPU (Kepala Sub Direktorat Pemanfaatan Aset); Dr. Andi Nur Baumassepe Mappanyompa, SE.,MM (Kepala Subdirektorat Pengelolaan dan Pengembangan Usaha).

Bentuk seleksi tenant berupa kegiatan pitching oleh masing-masing start-up yang berjumlah 31 peserta
- Djamoer Doloe
- PT Sitinaja Global Ekspor
- Aerasea
- Marine Theraphy
- Pa’kanre
- Mammuno Flies
- Wija Cani Merang
- Jagokan
- DE Teh Hitam Murni
- Gerapari
- Beras Jagung Bija’a
- Sealicious
- Bronil
- Chips’D Mataran
- Tanio
- COV.id
- Golata
- PT Celebes Maritim Sejahtera
- Halo Jiwa Indonesia
- Kawai
- Leafyco Soap
- Qindo-Cho
- Lomilk
- Econella
- Bee Forest Sweetie Honey
- Hananori
- Urban Agrofarm
- AIOF
- Salabu
- KuSuKaKi
- Maroa Innovation
Program “Peningkatan Kapasitas Start-up” itu sendiri merupakan program yang telah digulirkan sejak tahun 2021 oleh Kementerian Koperasi dan UKM bekerja sama dengan lembaga-lembaga inkubator terpilih dari berbagai daerah, salah satunya Direktorat IBT-STP. Program kolaborasi ini bertujuan meningkat kapasitas starup agar bisnis mereka tumbuh berkembang.



