Tingkatkan Kinerja Inovasi: IBT-STP Unhas Gelar Workshop OKR, Action Plan, dan Perencanaan Anggaran

Dalam rangka memperkuat kinerja kelembagaan dan efektivitas program inovasi, Direktorat Inkubasi Bisnis Teknologi dan Science Techno Park (IBT-STP) Universitas Hasanuddin menyelenggarakan Workshop OKR Refreshment dengan fokus pada Objective & Key Results (OKR), perencanaan aksi (Action Plan), serta perencanaan anggaran (Budget Planning). Kegiatan ini menghadirkan narasumber nasional, Dr. Dina Dellyana, MBA., CIM., CSM., CPC., CBAP., CIPE — seorang pakar inovasi bisnis dan manajemen strategis.

Workshop ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana merancang dan menerapkan OKR secara efektif dalam lingkungan inkubasi dan inovasi. OKR merupakan kerangka kerja manajemen kinerja modern yang menekankan pada pencapaian hasil, bukan sekadar penyelesaian tugas rutin. Dr. Dina menjelaskan bahwa “OKR membantu organisasi untuk fokus, menyelaraskan tujuan tim, dan mendorong transparansi serta akuntabilitas dalam setiap inisiatif bisnis.”

Materi workshop menyoroti pentingnya Data-Driven OKR, di mana seluruh objektif dan indikator keberhasilan harus berbasis data. Hal ini mencakup keselarasan dengan kebutuhan pelanggan, tata kelola data, budaya literasi data, serta dukungan infrastruktur teknologi yang memadai.

Dalam sesi lanjutan, peserta diajak menyusun rencana aksi terukur (action plan) berdasarkan setiap key result yang telah ditetapkan. Hal ini dilakukan untuk menjamin bahwa setiap target memiliki langkah nyata dan terstruktur untuk mencapainya. Di tahap akhir, peserta mempelajari teknik menyusun perencanaan anggaran strategis, termasuk cara mengestimasi biaya per inisiatif dan menyusun alokasi anggaran yang realistis dan efisien.

Direktur IBT-STP Unhas menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi penguatan tata kelola program inkubasi. “Dengan penerapan OKR yang sistematis, seluruh unit di IBT-STP Unhas diharapkan mampu meningkatkan kinerja, memperkuat kolaborasi tim, serta mencapai output yang berdampak nyata terhadap pengembangan inovasi dan kewirausahaan teknologi,” ujarnya.

Workshop ini juga dilengkapi dengan praktik penggunaan OKR tracking table serta diskusi studi kasus dari dunia korporasi dan startup. Antusiasme peserta sangat tinggi, mengingat pentingnya sinkronisasi antara tujuan organisasi, aksi nyata di lapangan, dan penggunaan anggaran yang tepat sasaran.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, IBT-STP Universitas Hasanuddin terus menunjukkan komitmennya sebagai inkubator unggulan yang tidak hanya mendampingi startup secara teknis, tetapi juga secara manajerial dan strategis menuju skala bisnis yang lebih tinggi.

Bagikan

Translate »