Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui Direktorat IBT-STP secara resmi memulai rangkaian program Startup Academy tahun 2025. Program ini merupakan wadah inkubasi dan akselerasi bisnis bagi 20 startup binaan Unhas, yang menggabungkan pembelajaran berbasis pengalaman, bimbingan intensif, serta kolaborasi strategis lintas sektor.
Startup Academy dirancang sebagai platform pembinaan holistik yang bertujuan untuk melahirkan startup berbasis riset yang inovatif, berkelanjutan, dan berdampak. Program ini terbagi dalam beberapa tahapan utama, mulai dari scouting dan seleksi startup, sesi pembelajaran bersama mentor ahli, konsultasi startup, hingga demo day yang menjadi ajang unjuk hasil sekaligus peluang meraih pendanaan.

Tahun ini, sebanyak 19 startup dengan 25 produk terpilih mengikuti program ini. Beberapa di antaranya adalah Salirah Farm, Miliogen.ai, Honeychlo, FeedGo, dan Evorelab. Mereka akan mengikuti serangkaian sesi seperti Startup 101, Customer Discovery, Product Validation, hingga Market Analysis & Business Model, yang akan dibimbing langsung oleh mentor dari MIKTI, Startup Campus, dan institusi profesional lainnya.
Program ini juga memfasilitasi konsultasi bisnis secara personal, startup talks bertema relevan seperti “From Zero to MVP”, dan kegiatan non-formal Funday Startup untuk memperkuat ikatan antar peserta.
Direktur IBT-STP Unhas menyatakan bahwa melalui Startup Academy, pihaknya berharap dapat menciptakan ekosistem wirausaha yang kuat di lingkungan kampus dan mendorong terciptanya startup unggulan berbasis riset. “Kami tidak hanya menyiapkan peserta untuk mampu bersaing, tetapi juga untuk menciptakan solusi nyata yang berdampak bagi masyarakat dan industri,” ujarnya.
Program ini akan berlangsung hingga akhir 2025, dengan rangkaian kegiatan yang mencakup validasi produk, pelatihan legalitas dan HKI, serta business matching dengan mitra industri. Seluruh startup peserta diharapkan memiliki produk yang siap dikomersialkan serta berkomitmen menjalin kerja sama bisnis pasca program.



