DIREKTORAT INKUBASI BISNIS TEHNOLOGI DAN SCIENCE TECHNO PARK (IBT-STP) MENJALANI AUDIT INTERNAL SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001:2015

Direktorat IBT-STP Universitas Hasanuddin menjalani proses audit internal system manajemen mutu ISO 9001:2015, yang berlangsung di ruang rapat Lt.1 Gedung Teaching Industri Unhas, Selasa (12/12)
Direktur IBT-STP Unhas, Dr. Fauzi R. Rahim,S.E., M.Si., CFP., AEPP, Kasubdit Inkubator & Start Up IBT-STP Unhas, Afdal, S.E., M.Sc., Ph.D bersama Pengelola Technological Transfer Office (TTO) IBT STP Unhas, Haerani, S.TP., M.Eng.Sc., Ph.D dan Kasi IBT-STP, Muliati, S.Sos., M.M beserta staff lainnya menerima dua orang auditor perwakilan Unhas, yaitu Prof. Ismar Toyo, M.Agr sebagai ketua tim dan Prof. Hasyim, M.Si sebagai anggota.
Sejak IBT-STP berdiri di tahun 2021, Audit kali ini adalah audit yang kedua kalinya. Sebelumnya, Direktorat IBT STP Unhas telah menjalani Audit Mutu Internal pada bulan Juli tahun 2023 dan diaudit oleh tim Audit Mutu Internal Universitas Hasanuddin
ISO 9001:2015 merupakan standar manajemen mutu yang dikeluarkan oleh International Organization for Standardization dikenal juga dengan ISO yang berisikan persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi sebuah perusahaan / organisasi dalam membentuk suatu quality management system.
Dilansir dari laman https://mie.binus.ac.id, Standar Manajemen Mutu ISO 9001:2015 tidak hanya bisa diterapkan pada dunia industri yang menghasilkan produk, namun demikian bisa juga diterapkan pada bidang yang menghasilkan jasa seperti sekolah, universitas, rumah sakit dan bidang usaha jasa lainnya. Pada dasarnya konsep dasar ISO 9001 bisa disederhanakan menjadi tiga hal. Pertama, perusahaan harus memiliki standar operasional prosedur dan sistem operasi yang jelas sehingga dapat dijadikan sebagai acuan bekerja, meskipun dalam ISO 9001:2015 berbeda seperti ISO 9001:2008 yang mewajibkan level dokumen wajib (Pedoman mutu, Prosedur, Instruksi Kerja, Form rekaman), pada ISO 9001:2015 tidak diwajibkan semua proses dijabarkan dalam bentuk level dokumen berupa prosedur, namun bisa langsung dalam bentuk instruksi kerja ataupun alur proses tertentu. Berikutnya, karyawan yang bekerja harus kompeten untuk menghindari adanya ketidaksesuaian antara hasil output atau proses yang terjadi dengan yang disyaratkan. Terakhir, adanya infrastruktur yang baik yang dapat digunakan oleh perusahaan (gedung, peralatan, software). Hal yang lebih penting dari semua itu adalah adanya komitmen dan peran tanggung jawab manajemen puncak untuk memastikan penerapan sistem manajemen mutu telah sesuai persyaratan.
Pada kesempatan tersebut, Prof Ismar menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan audit ini adalah untuk meninjau kembali sasaran mutu tiap direktorat, manajemen risiko dan prosedur mutu dalam system manajemen mutu yang berbasis ISO. Dengan berubahnya status Unhas menjadi PTN-BH, secara tidak langsung akan ada beberapa perubahan tata Kelola universitas. Sehingga segala ketersediaan dokumen juga berubah untuk menyesuaikan struktur yang baru. Namun demikian sistem manajemen yang sudah terbangun ini tidak akan mengalami perubahan
Direktur IBT-STP Unhas. Dr.Fauzi juga mengatakan bahwa semoga dengan adanya audit ISO ini bisa membuat tata Kelola managemen direktorat kita lebih jelas tujuannya, sehingga semua kinerja yang ditargetkan bisa tercapai. Direktorat IBT-STP Universitas Hasanuddin berencana akan melakukan perbaikan dokumen – dokumen berdasarkan standar ISO 9001:2015 sesuai dengan capaian sasaran mutu di tahun 2024 yang akan datang



