TIM MAJELIS WALI AMANAT (MWA) UNIVERSITAS ANDALAS DIDAMPINGI TIM MWA UNIVERSITAS HASANUDDIN MENGUNJUNGI PILOT PLANT COKLAT IBT-STP UNHAS

Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Hasanuddin menerima secara resmi kunjungan Majelis Wali Amanat Universitas Andalas (Unand). Rombongan yang dipimpin oleh Prof. Dr. Eng. Febrin Anas Ismail, MT (Sekretaris MWA Unand) diterima langsung oleh Ketua MWA Unhas Prof. Dr. Andi Alimuddin Unde, M.Si, beserta para anggota MWA dan ketua Senat Unhas. Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 Wita di Ruang Rapat A, Lantai 4 Gedung Rektorat, Kampus Unhas, Tamalanrea, Makassar, Senin (04/12).
Dilansir dari laman www.unhas.ac.id, Prof Febrin, mewakili MWA Unand, menyampaikan ungkapan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh Unhas. Dirinya menuturkan, secara umum kunjungan yang dilakukan selain sebagai bentuk silaturahmi, juga dalam rangka mendiskusikan tentang proses pembahasan dan pengesahan RKAT, pengukuran kinerja MWA, Pertanggungjawaban MWA Kementerian serta hubungan antar organ universitas.
Tim MWA Unand juga melakukan kunjungan ke beberapa Gedung atau fasilitas Unhas, salah satunya adalah Pilot Plant Coklat Celebes di Lt.1 Gedung Teaching Industri Unhas. Pengelola Technological Transfer Office (TTO) IBT STP Unhas, Haerani, S.TP., M.Eng.Sc., Ph.D dan penanggung jawab pilot plant Burhanuddin menerima Tim MWA Unand dan MWA Unhas di ruang produksi pilot plant coklat, dimana tim MWA diperlihatkan peralatan produksi coklat dan diberikan penjelasan tentang proses produksi coklat.
Dalam kunjungannya, Tim MWA Unand menanyakan darimana asal biji kakao yang diproduksi di pilot plant ini. Mereka juga mencoba mencari tahu proses-proses dari pengolahan coklat Celebes ini, hingga mendapatkan citarasa yang sangat khas. Sehingga sangat cocok untuk menjadi oleh oleh khas Unhas. Burhanuddin menjelaskan bahwa biji kakao yang diolah di pilot plant ini berasal petani lokal Sulawesi, dimana biji kakao ini telah difermentasi oleh petaninya. Proses awal dimulai dengan menyangrai biji kakao. Setalah disangrai, kulitnya dikupas lalu diolah menjadi pasta. Setelah menjadi pasta, masuk ke proses formulasi kemudian di tempering dan dicetak. Proses selanjutnya adalah coklat dibungkus menggunakan kertas foil, lalu di kemas.
Seperti yang kita ketahui, Coklat Celebes merupakan salah satu produk hirilisasi IBT STP UNHAS yang telah di komersialisasikan oleh PT. Hadin. Belum lengkap kunjungan ke Unhas jika belum merasakan citarasa yang autentik dari Coklat Celebes.



